Selasa, 22 Mei 2012

Syarat-syarat Cairan Hidrolik


Syarat-syarat Cairan Hidrolik
Syarat-syarat caira hidrolik yang digunakan sebagai berikut :
1)   Kekentalan (viskositas) yang Cukup
Cairan hidrolik harus memiliki kekentalan yang cukup agar dapat memenuhi fungsinya sebagai pelumas. Apabila viskositas terlalu rendah maka film oli yang terbentuk akan sangat tipis sehingga tidak mampu untuk menahan gesekan. Demikian juga bila viskositas terlalu tinggi maka tenag pompa akan semakin berat untuk melawan gaya viskositas cairan.
2)   Indeks Viskositas yang Baik
Dengan indeks viskositas yang baik maka kekentalan cairan hidrolik akan stabil digunakan pada sistem dengan perubahan suhu kerja yang cukup fluktuatif.
3)   Tahan Api
Karena sistem hidrolik sering beroperasi di tempat yang berdekatan dengan api. Oleh karena itu, membutuhkan cairan yang tahan api. Misalnya menggunakan oli. Oli tetap bisa terbakar tetapi oli memiliki batas suhu panas hingga terjadinya kebakaran.
4)   Tidak Berbusa
Bila cairan hidrolik banyak berbusa akan berakibat banyak gelembung-gelembung udara yang terperangkap dalam cairan hidrolik sehingga akan mengurangi daya transfer.
5)   Tahan Dingin
Cairan hidrolik tidak mudah membeku bila beroperasi pada suhu dingin. Titik beku yang dikehendaki cairan hidrolik adalah 10 ̊ C – 15 ̊ C di bawah suhu permulaan mesin dioperasikan. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya penyubataan oleh cairan hidrolik yang membeku.
6)   Tahan Korosi dan Tahan Aus
Cairan hidrolik harus mampu mencegah terjadinya korosi karena dengan tidak terjadi korosi maka mesin akan awet.

1 komentar:

  1. tulisan yang anda buat sangat menarik, saya juga punya tulisan yang menarik, kamu bisa kunjungi di http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/2639/1/Kommit2000_Elektro_001.pdf

    BalasHapus